Surat ini ku kirimkan kepada manusia yang akan menjadi penghuni ku.
Wahai manusia, aku adalah surge. Sebagaimana firman Tuhan aku adalah tempat di mana kelak manusia manusia beriman akan kembali. Sungguh sebenarnya sangat simple jalan untuk menjadi manusia beriman yaitu Kerjakan perintah-NYA, dan jauhi larangan-NYA. Perintah-NYA telah sama pula engkau ketahui antara lain dirikanlah sholat, berpuasalah, berzakatlah, dan berhajilah bila mampu, berbuatlah baik kepada siapa pun dan janganlah berbuat jahat kepada siapa pun makhluknya.
Wahai manusia ,betapa sedih aku melihatmu, bahwa ternyata hanya untuk mengerjakan hal baik yang tidak banyak itu pun ternyata engkau tak mampu. Betapa sholat sekarang telah menjadi sesuatu yang sangat susah sekarang ini. Sholat 5 waktu telah menjadi tugas yang sangat berat sekali bagi kebanyakanmu. Jangankan bisa mengerjakan di awal waktu secara khusuk,untuk tetap menjaga agar setiap hari mengerjakan pun belum tentu dalam keseharian seseorang. Ketika azan berkumandang TV tetap akan menyala dengan suara kencang, pada saat sholat jumat jalan raya tetap ramai dengan aktivitas,pasar malam tak lengang sekalipun azan magrib telah memanggil, seolah rezeki akan jauh ketika ditinggal sholat yang hanya tak sampai 5 menit saja. Bila kepada yang wajib saja tak bisa maka terlebih kepada yang sunah seperti rawatib,dhuha,tahajud, dll. Maka hitunglah berapa tabunganmu jika kau kerjakan sholat secara baik, kau akan menabung 17 rakaat sehari, 17 kali al-fatihah, 8 kali surah pendek,berpuluh pujian bacaan sholat seperti waktu ruku sujud,500 X dzikir. Lalu kalikan jika jumlah-jumlah tersebut sepanjang hayatmu, dari umur 15 an tahun sampai sekitar 60 an tahun. Belum lagi jika kau mengingat bahwa dengan sholat maka akan terjaga dirimu dari perbuatan yang jahat dan senantiasa terpacu berbuat kebaikan.
Wahai manusia pada saat bulan ramadhan yang mulia sangat banyak pribadi-pribadi yang tak menjalankan puasa. Makan minum tetap jalan seperti biasa, warung tetap buka, berhubungan suami istri tak lagi ditakuti oleh yang bukan suami isteri apa lagi yang memang suami isteri. Puasa pun telah kehilangan makna menjadi semacam pesta tahunan, berbelanja buka dan sahur dengan beraneka makanan yang jumlahnya cukup untuk berbelanja 1 minggu di bulan biasa, sehari menahan lapar namun setelah buka tiba semua makanan masuk secara langsung kedalam perut. Demikian juga dengan segala kebutuhan lain seperti pakaian, perlengkapan rumah yang serba baru, dan banyak lagi hal lain. Tak lagi terlihat pribadi yang berlomba mencari pahala di bulan yang mulia tersebut. Padahal sangat banyak sekali keutamaan yang bisa kau raih di bulan mulia tersebut seperti pahala yang di lipat gandakan, balasan langsung dari tuhan kita yang maha Agung,malam lailatul qadar yang lebih baik dari 1000 bulan dan banyak lagi yang lain. Nabi kalian telah jelas jelas bersabda bahwa barang siapa tahu keutamaan ramadhan maka niscaya dia akan mengharap bahwa seluruh bulan adalah bulan ramadhan. Namun tak banyak yang mengambil kesempatan emas untuk menjadi penghuniku dengan cara cepat tersebut.
Berbuat kebaikan dan meninggalkan kejahatan telah menjadi fenomena. Kalian telah bersifat individualisme semua seolah terjadi bahwa kau tak lagi membutuhkan siapa-siapa. Hal-hal yang jelas baik kau tinggalkan, menjenguk kematian,menjenguk kepada yang sakit,menolong yang dalam kekurangan.Kejahatan telah demikian ringan untuk kalian.Korupsi,menipu,mencuri,merampok,membohongi. Lihatlah kepada berita, bahwa sebagian besar pejabat kita telah begitu tergila dengan uang, maka dengan uang segala urusan menjadi sangat mudah, sebaliknya tanpa uang maka seuatu akan menjadi sangat susah. Padahal siapa pun tahu bahwa uang seribu pun dapat menghambat kepadaku bila di dapat dengan jalan tidak benar. Sangat banyak bentuk kebaikan yang dapat kalian kerjakan namun sedikit sekali yang mau perduli kepada amal-amal yang banyak itu.
Wahai manusia, kalian sangat banyak tahu tentang aku, tentang sifatku,tentang keindahanku,tentang sungai-sungai yang mengalir di bawahku, tentang segala keinginan kalian yang akan tersedia manakala kalian ingin, tentang buah apel,buah zaitun, tentang anggur, tentang arak yang tak memabukkan, tentang bidadari-bidadari, tentang perhiasan emas yang dapat menutupi pancaran matahari keindahannya.
Wahai manusia sadarlah selagi kesempatan masih tersedia, ingatlah jika kalian tak masuk ketempatku maka itu artinya kalian akan masuk kepada tempat yang sangat pedih dan menyakitkan, sebuah tempat yang sangat pedih siksa di dalamnya, yakni neraka. Namun terserahlah, pilihan ada di tangan kalian, siapa menabur emas, emas lah yang akan di dapat.
Sukses untuk Kalian wahai manusia, moga2 moga ungkapan ku ini dapat lebih mengingatkan semua
PELAJARI SISTEMNYA YANG LUAR BIASA DI SINI BARU LAUNCHING 11-11-2011
Senin, 26 September 2011
Diberdayakan oleh Blogger.
Mengenai Saya
Arsip Blog
-
►
2012
(69)
-
►
Februari
(67)
- Permainan Ice Breaking/ICE BREAKER
- Contoh Penelitian Tindakan Sekolah
- Karya Tulis Ilmiah pada Kegiatan Pengembangan Pr...
- Cara Menjual Produk Melalui Internet
- PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 35 TAH...
- Panduan Peserta untuk Penyusunan Portofolio Pengak...
- MODEL PENILAIAN PORTOFOLIO PENGAKUAN PENGALAMAN KE...
- PETUNJUK TEKNIS PENGISIAN INSTRUMEN PENDATAAN PEN...
- Contoh PTS
- Contoh PTS
- PANDUAN PELAKSANAAN MONITORING DAN EVALUASI PROG...
- PANDUAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN GURU PEMANDU PR...
- PORTOFOLIO KOMPETENSI GURU
- TNA-KOMPETENSI GURU KELAS
- PORTOFOLIO KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH
- Dunia Di Masa Depan Penuh Gejolak
- Revolusi Arab
- Contoh KTSP SMA
- Panduan Pengembangan KTSP BSNP
- Grand Desain Pendidikan Karakter Bangsa
- Pembelajaran Kewirausahaan
- Laporan MSPD
- Laporan EDS
- EDS, apa, Mengapa dan Bagaimana
- Kepemimpinan Pembelajaran
- Penelitian Tindakan Sekolah
- Manajemen Berbasis Sekolah
- SUPERVISI AKADEMIK
- Cerpen Setitik Embun Kehidupan
- Cerpen Suara Nurani
- Cerpen Sepenggal Asa DiMasa Silam
- Pendidikan Karakter Bangsa IV
- Pendidikan Karakter Bangsa III
- Pendidikan Karakter Bangsa I
- INTEGRASI NILAI-NILAI BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA ...
- Pendidikan Karakter Bangsa
- Panduan Teknis EDS/M
- Mawar Untuk Ananda
- Hidayah Hak Allah
- Prinsip Pembelajaran Tatap Muka
- PEMBELAJARAN KONTEKTUAL DAN BERFIKIR KRITIS
- Panduan Supervisi Klinis
- Instrumen Supervisi Klinis dan Evaluasi Pelaksanaa...
- Pola Pembinaan Implementasi KTSP
- Panduan Bimbingan Teknis KTSP
- Instrumen Supervisi Klinis dan Evaluasi Pelaksanaa...
- INSTRUMEN SUPERVISI KLINIS DAN EVALUASI PELAKSANA...
- Standar Kompetensi TK
- Standar Isi Pendidikan TK
- Kerangka Dasar PAUD
-
►
Februari
(67)

