Translate

Senin, 20 Januari 2014

IMPERIUM BARAT DI AMBANG KERUNTUHAN

Mencermati keadaan dunia dewasa ini kita di hadapkan pada sejuta pertanyaan, apa yang sedang terjadi. Gejolak di banyak Negara di dunia seperti di Suriah, Iraq, Lebanon, Libya, Mali, Afghanistan,
Strategi luar biasa dari ISIS. Pada saat gejolak di Aleppo dengan kesatuan kesatuan dari Free Syirian Army(FSA) ISIS dengan strateginya kemudian menarik mundur kekuatannya, dan kemudian dunia di kejutkan dengan takluknya Fallujah di Iraq oleh gempuran ISIS dan suku suku suni di Iraq.
Hal ini sangat mengejutkan dunia karena pada saat barat sedang menanti buah dari tipu muslihat mereka guna menghancurkan ISIS di Suriah, yang berawal dari Aleppo. ISIS justru tampil perkasa dengan penaklukannya sampai ke wilayah Falujah, yang berjarak hanya 1 jam perjalanan dari Baghdad, dan bahkan di hari sabtu, 19 Januari 2014 ISIS di laporkan telah mencapai Baghdad.
Memang pada saat demikian, jauh lebih baik bagi ISIS untuk mundur dari Aleppo, karena pertempuran dengan FSA adalah pertempuran dengan sesama kaum  oposisi yang hanya menguntungkan Basar Asad , Syiah dan pendukung pendukungnya. Kemunduran ISIS sekali pun mengurangi kekuatan oposisi di Aleppo namun adanya Jabhah Nushrah dan brigade brigade lain seperti Jabhah Islamiyah dan Ahrar Syam, akan menjadi pelindung bagi kejatuhan Aleppo ke tangan Basar Assad dan pasukannya. 

Dengan menarik pasukan, ISIS yang kemudian melalui pesan audio oleh Al Bagdady justru menyeru untuk pasukan ISIS mengendalikan diri dan memaafkan terhadap penghianatan kepada mereka, menghindarkan pertempuran yang tidak perlu yang menimbulkan banyak korban, dan ternyata kemudian bersama momentum yang terjadi di Iraq telah menjadikan ISIS mampu menimbulkan kejutan tak terduga bagi siapa pun. Maka posisi ISIS yang makin menguat di Iraq, dan telah makin terbongkarnya kedok sebagian pejuang oposisi Suriah yang ternyata sebagian masih di kuasai oleh sifat sifat munafik, menjadikan posisi ISIS justru makin menguat di mata masyarakat Suriah dan Iraq dan bahkan dunia. Dan tampaknya ISIS akan makin membesar, sampai akhirnya barat harus turut campur secara langsung guna menghancurkannya, karena boneka bonekanya seperti Nuri Al Maliki di Iraq telah gagal dalam menghambat dan menghancurkan ISIS.
Barat nampaknya masih berhitung, akan dampak dari setiap gerakan yang di lakukannya, jangan sampai hal ini makin menambah kehancuran bagi mereka. Barat telah babak belur di banyak front dewasa ini, dari mulai kegagalan mengendalikan Somalia, kehancuran di Afghanistan, kehancuran di Iraq, kegagalan mengendalikan situasi di Libya pasca Khadafi, kegagalan mengendalikan Yaman, Mali, Pakistan. Mereka memang nampak menang pada awalnya, di tahun tahun pertama invasi mereka, namun seiring waktu, barat makin nampak sebagai seorang tua yang telah tertatih tatih, jangankan untuk berlari, untuk menyangga tubuhnya pun perlu di bantu oleh tongkat penyangga. Bahwa nyaris semua mereka dari AS, prancis, Inggris, eropa saat ini tengah di landa krisis ekonomi yang sangat parah, sedikit salah melangkah maka yang terjadi adalah kematian bagi eksistensi mereka.
Sementara ISIS hanyalah salah satu tonggak sejarah kebangkitan umat selain dari banyak lagi tonggak kebangkitan umat seperti Taliban di Afghanistan, Taliban Pakistan, Mujahidin Chechnya, Mujahidin Sinai di Mesir, Mujahidin di Palestina, dan Suriah. Dunia tengah menyaksikan kebangkitan Islam. Sementara barat pada saat ini sedang berada pada fase penurunannya dalam hal apa pun, secara ekonomi, politik,dan bahkan secara militer. Sekali pun unggul dalam penguasaan teknologi militer, mereka lemah dalam SDM, tenaga tempur yang bertempur tanpa semangat, tanpa motivasi, mudah stress. Maka peralatan militer mutakhir yang sejak beberapa tahun ini telah di sebar kepada boneka boneka mereka di berbagai Negara arab, kelak akan jatuh kepada mujahidin pada saat penaklukan besar besaran terjadi sebagaimana ISIS dan mujahidin mulai melakukannya di Suriah dan Iraq.
Dunia tak lama lagi pasti akan menghadapi perubahan yang sangat radikal dengan perubahan system secara fundamental. Dan perubahan tersebut tampak berlangsung makin cepat dari waktu kewaktu. Maka siapa pun harus bersiap siap untuk menhadapi perubahan tersebut.
Oleh Rudi Purwanto